Minggu, 31 Mei 2026
Palangka Raya– Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyerahkan secara simbolis Bantuan Pangan Presiden, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), serta membuka Gerakan Pangan Murah menjelang Hari Raya Idulfitri dan Hari Raya Nyepi. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Kamis (12/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Agustiar Sabran didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran serta Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo bersama istri Nunu Andriani Edy Pratowo. Turut hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat penerima bantuan.
Penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi kebutuhan menjelang hari besar keagamaan sekaligus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.
Bantuan Pangan Presiden untuk periode Februari–Maret 2026 disalurkan dalam bentuk paket berisi beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter. Secara keseluruhan, jumlah penerima bantuan di Provinsi Kalimantan Tengah mencapai 205.140 paket.
Sementara itu, untuk wilayah Kota Palangka Raya yang meliputi lima kecamatan, jumlah penerima bantuan tercatat sebanyak 18.669 paket.
Selain bantuan pangan, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Langsung Tunai melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera kepada masyarakat kurang mampu yang telah terdaftar sebagai penerima manfaat. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan melalui Bank Kalteng dengan jumlah penerima sebanyak 1.859 orang.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menggelar Gerakan Pangan Murah yang dipusatkan di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya. Kegiatan ini diperuntukkan khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan I dan II serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Berbagai bahan pangan dijual dengan harga terjangkau dalam kegiatan tersebut, di antaranya beras premium, bawang merah, bawang putih, gula pasir, minyak goreng kemasan, telur ayam ras, telur omega, cabai rawit, cabai merah besar, cabai hijau, ikan segar, aneka produk makanan beku, sayur-sayuran, serta berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).