Minggu, 31 Mei 2026
Palangka Raya – Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. menghadiri pembukaan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) dan Kalteng Expo Tahun 2026 yang digelar di Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (17/5/2026). Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Agustiar Sabran dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Kalimantan Tengah.
Pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Tengah, kepala organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, pimpinan perbankan, pelaku UMKM, serta masyarakat Palangka Raya.
Festival Budaya Isen Mulang Tahun 2026 mengusung tema Culture for Dignity, yang mencerminkan semangat pelestarian budaya sekaligus penguatan identitas daerah. Dalam laporannya, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, menyampaikan bahwa pelaksanaan FBIM selaras dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendorong pengembangan serta pelestarian budaya lokal.
Berbagai kegiatan budaya ditampilkan dalam festival tersebut, mulai dari karnaval budaya, permainan rakyat, kuliner tradisional, pertunjukan seni, hingga olahraga tradisional khas Kalimantan Tengah. FBIM juga menjadi sarana promosi pariwisata daerah yang diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan serta menggerakkan perekonomian melalui keterlibatan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.
“Festival Budaya Isen Mulang menjadi wadah pemersatu dan cerminan semangat falsafah Huma Betang, di mana keberagaman suku dan seni budaya berpadu dalam harmoni,” ujarnya.
Pembukaan FBIM tahun ini dirangkaikan dengan Karnaval Budaya yang menjadi ikon utama festival. Karnaval tersebut menampilkan beragam seni dan budaya dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah melalui kostum tradisional, atraksi seni, dan kreativitas masyarakat yang mencerminkan kekayaan budaya daerah.
Rangkaian kegiatan FBIM dan Kalteng Expo 2026 berlangsung pada 17 hingga 23 Mei 2026 di sejumlah lokasi strategis di Kota Palangka Raya, di antaranya Bundaran Besar, GOR Indoor Serbaguna, Area Bawah Jembatan, Stadion Tuah Pahoe, serta halaman Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah.
Sementara itu, Kalteng Expo 2026 diikuti oleh 127 peserta yang terdiri dari perangkat daerah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, Forkopimda, instansi vertikal, BUMN, BUMD, perbankan, hingga pelaku UMKM. Kegiatan ini bertujuan mempromosikan potensi dan produk unggulan daerah guna menarik investor, sekaligus mendukung program nasional Bangga Buatan Indonesia.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan melestarikan adat serta budaya daerah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Momentum hari ini adalah momentum kebersamaan kita untuk terus bahu-membahu dan bergandengan tangan dalam melestarikan adat budaya. Sekalipun bumi runtuh, adat budaya harus tetap kita jaga dan lestarikan,” tegasnya.
Ia berharap Festival Budaya Isen Mulang dan Kalteng Expo 2026 dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah menuju Kalimantan Tengah yang berkah, maju, dan sejahtera dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Pembukaan Festival Budaya Isen Mulang dan Kalteng Expo Tahun 2026 ditandai dengan pemukulan gendang besar oleh Gubernur Kalimantan Tengah bersama unsur Forkopimda dan para kepala daerah yang hadir, termasuk Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag.