Rabu, 10 Juni 2026
Pulang Pisau – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A2KB) Kabupaten Pulang Pisau, dr. Pande Putu Gina, menegaskan bahwa upaya penanganan dan pencegahan stunting terus dilakukan secara terpadu melalui berbagai sektor.
Pande menyampaikan, bahwa penanganan stunting dilakukan melalui pemberian makanan tambahan (PMT) kepada balita yang mengalami stunting. Program tersebut dilaksanakan oleh sektor kesehatan sebagai salah satu langkah untuk memperbaiki status gizi anak.
Selain itu, deteksi dini kasus stunting juga menjadi perhatian utama. Upaya ini dilakukan melalui kegiatan penimbangan dan pengukuran balita secara rutin di posyandu. Ia berharap sedikitnya 90 persen balita yang berada di setiap desa dapat hadir dan mendapatkan pengukuran setiap bulan sehingga kondisi tumbuh kembang anak dapat dipantau secara berkala.
“Deteksi dini sangat penting agar kasus stunting dapat segera diketahui dan ditangani sejak awal melalui pelayanan kesehatan yang tersedia di posyandu,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).
Pencegahan stunting juga dilakukan sejak masa kehamilan. Menurutnya, ibu hamil perlu menjalani pemeriksaan kesehatan secara teratur, minimal enam kali selama masa kehamilan. Selain itu, pemberian tablet tambah darah bagi ibu hamil dan ibu menyusui juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan ibu dan bayi.
Lebih lanjut, Pande Putu Gina menjelaskan bahwa program keluarga berencana (KB) turut berperan dalam pencegahan stunting. Melalui pengaturan jarak kelahiran minimal dua tahun, kondisi kesehatan ibu dapat lebih terjaga sehingga bayi yang dilahirkan memiliki peluang tumbuh sehat dan optimal.
Tidak hanya melalui sektor kesehatan, upaya pencegahan stunting juga melibatkan berbagai perangkat daerah lainnya. Perbaikan sanitasi lingkungan permukiman terus dilakukan karena sanitasi yang baik memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya stunting pada anak.
Selain itu, pemerintah juga berupaya meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih sebagai salah satu faktor pendukung kesehatan keluarga dan pencegahan stunting.
Dengan sinergi berbagai sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berharap angka stunting dapat terus ditekan sehingga kualitas kesehatan dan tumbuh kembang anak semakin baik di masa mendatang.(zass)