Wakil Bupati Pulang Pisau Hadiri Musyawarah Kabupaten PMI, Dorong Pembentukan Bank Darah Mandiri

IMG-20260611-WA0121

Pulang Pisau – Wakil Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Jayakarta, menghadiri Musyawarah Kabupaten (Muskab) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pulang Pisau yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (11/6/2026).

Dalam sambutannya, Ahmad Jayakarta menyampaikan apresiasi terhadap peran PMI yang selama ini aktif membantu masyarakat, khususnya dalam pelayanan kemanusiaan dan pemenuhan kebutuhan darah bagi pasien di rumah sakit.

Menurutnya, keberadaan PMI sangat penting karena menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan darah maupun bantuan kemanusiaan lainnya.

“Dengan adanya PMI di Kabupaten Pulang Pisau, tentu sangat membantu rumah sakit dan masyarakat. PMI hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu kebutuhan darah serta menjalankan misi kemanusiaan,” ujar Jayadikarta.

Ia berharap kepengurusan PMI yang baru nantinya dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu harapan besar Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau adalah agar PMI ke depan memiliki bank darah sendiri.

“Saat ini bank darah masih berada di rumah sakit. Harapan kami ke depan PMI bisa memiliki bank darah sendiri sebagaimana yang sudah dimiliki banyak daerah lain. Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat yang membutuhkan darah dalam kondisi darurat dapat segera tertangani,” katanya.

Selain itu, Ahmad Jayakarta mengungkapkan bahwa Kabupaten Pulang Pisau sebelumnya diharapkan mendapatkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa satu unit ambulans dari PMI Provinsi Kalimantan Tengah. Ia berharap bantuan tersebut dapat terealisasi pada tahun mendatang.

“Mudah-mudahan tahun depan Kabupaten Pulang Pisau bisa mendapatkan bantuan ambulans dari PMI Provinsi,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan PMI Provinsi Kalimantan Tengah yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi berbagai kegiatan PMI Pulang Pisau selama ini, termasuk aksi sosial dan keterlibatan dalam membantu korban bencana di berbagai daerah.

Ia menegaskan bahwa PMI tidak hanya bergerak untuk kepentingan daerah tertentu, tetapi juga menjalankan misi kemanusiaan secara luas.

“PMI tidak hanya bekerja untuk Pulang Pisau, tetapi juga untuk kemanusiaan. Kita telah melihat berbagai kegiatan sosial yang dilakukan PMI Pulang Pisau dan kontribusinya dalam membantu masyarakat,” terangnya.

Terkait ketersediaan darah, ia menilai setiap kabupaten dan kota idealnya memiliki Unit Donor Darah (UDD). Keberadaan UDD sangat penting untuk memastikan stok darah selalu tersedia, terutama saat terjadi keadaan darurat maupun bencana.

“Darah tidak bisa langsung digunakan setelah donor karena harus melalui proses pengolahan terlebih dahulu. Oleh karena itu diperlukan bank darah dan unit donor darah yang memadai agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan cepat,” jelasnya.

Ia menambahkan, ketersediaan darah merupakan kebutuhan yang tidak mengenal suku, agama maupun golongan.

“Ketika seseorang membutuhkan darah, maka darah itu adalah sumber kehidupan. Karena itu dukungan pemerintah daerah sangat diperlukan dalam pengembangan layanan donor darah,” Pungkasnya. (Zass)

 

WhatsApp Image 2026-01-15 at 19.53.38
WhatsApp Image 2026-01-15 at 20.21.20

Opini

keagamaan

Olahraga & Otomotif

Hiburan & Gaya Hidup

Seni & Budaya

WhatsApp Image 2026-01-15 at 20.21.21
Flayer Hari Jadi APDESI
WhatsApp Image 2026-02-17 at 12.26.37
WhatsApp Image 2026-02-17 at 11.00.18
WhatsApp Image 2026-02-18 at 14.16.56

Berita Populer

Hukum & Kriminal

Politik

Ekonomi

Lifestyle

WhatsApp Image 2026-01-15 at 20.21.21