Parlemen Pola Pikir Gelar Kegiatan Inspiratif “Tabela Bisa”, Hadirkan Banyak Anak Muda dan Tokoh Berpengaruh

b86b9158-935d-46ed-8470-d67ccade64ce

Palangka Raya

Gerakan kepemudaan Parlemen Pola Pikir (PARPOL) menunjukkan komitmennya dalam membangun ruang berpikir dan ruang bertindak bagi generasi muda Kalimantan Tengah. Pada Sabtu, 20 Desember 2025, kegiatan perdana bertajuk “Tabela Bisa” sukses diselenggarakan di Aula Jayang Tingang, Palangka Raya.

Kegiatan ini dihadiri oleh banyak anak muda dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, pegiat organisasi, pelaku komunitas, wirausaha muda, aktivis sosial, hingga generasi profesional. Mereka datang dengan satu semangat yang sama, yakni mengembangkan kapasitas diri, memperluas jejaring, serta mendapatkan inspirasi dari para narasumber yang selama ini dikenal memiliki rekam jejak kepemimpinan dan karya nyata.

Salah satu narasumber dalam kegiatan yang digagas oleh anak muda Kalimantan Tengah tersebut adalah Bupati Lamandau, H. Rizky Aditya Putra, S.E., M.M. Sebagai kepala daerah muda dengan rekam jejak pengabdian yang kuat, beliau dikenal sebagai sosok pemimpin yang mendorong pemerintahan yang progresif, aspiratif, dekat dengan masyarakat, serta membuka ruang sebesar-besarnya bagi partisipasi anak muda dalam pembangunan daerah.

Di hadapan peserta, Rizky Aditya Putra menyampaikan berbagai pengalaman kepemimpinan, strategi pembangunan daerah, penguatan tata kelola pemerintahan, serta pentingnya inovasi dan keberanian generasi muda untuk mengambil peran. Ia juga menegaskan bahwa kemajuan daerah sangat bergantung pada keberanian dan kualitas pemuda dalam berkarya.

“Saya percaya anak muda Kalimantan Tengah adalah generasi yang punya kapasitas besar. Jangan berhenti hanya menjadi penonton. Bergeraklah, berkontribusilah, karena masa depan daerah ini ada di tangan kalian,” tegas Bupati Lamandau tersebut dalam paparannya.

Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana, S.IP., M.M. sebagai narasumber. Rangga Lesmana selama ini dikenal sebagai pejabat yang aktif mendorong digitalisasi pemerintahan, penguatan keterbukaan informasi publik, pengembangan ekosistem literasi digital, serta menjalin kemitraan strategis antara pemerintah, media, dan masyarakat.

Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya literasi informasi, tanggung jawab dalam bermedia digital, dan kesiapan generasi muda menghadapi era teknologi yang berkembang cepat. Menurutnya, anak muda Kalimantan Tengah harus menjadi generasi yang kritis, adaptif, kreatif, serta mampu memanfaatkan ruang digital sebagai alat perjuangan, pemberdayaan, dan perubahan positif. Ia juga mendorong anak muda

Rangga Lesmana juga menekankan bahwa mindest yang baik adalah fondasi utama bagi pemuda untuk meraih kesuksesan. Anak muda harus memastikan otaknya terisi dengan pengetahuan, tubuhnya terjaga dengan kesehatan, dan dompetnya terisi dengan kemandirian ekonomi. Ketiganya harus berjalan seimbang, karena kecerdasan tanpa kesehatan akan rapuh, kesehatan tanpa kemandirian tidak akan kuat, dan kemandirian tanpa pengetahuan hanya akan menjadi kebetulan. Dengan mindset yang benar, kerja keras, dan disiplin, pemuda Kalimantan Tengah akan mampu menjadi generasi kuat, kompetitif, dan berdaya saing

Melalui kegiatan ini, Parlemen Pola Pikir sukses menciptakan ruang interaksi yang sehat antara pemuda dan para tokoh inspiratif. Dialog berlangsung dinamis, peserta aktif bertanya, berdiskusi, dan menyerap setiap materi yang disampaikan.

Kegiatan ini juga menjadi langkah awal untuk membangun gerakan kepemudaan yang lebih terstruktur, berdaya guna, dan memberi dampak nyata bagi Kalimantan Tengah ke depan. Parlemen Pola Pikir menegaskan bahwa forum ini tidak berhenti pada satu kegiatan saja, melainkan akan terus berlanjut dengan berbagai program berfokus pengembangan sumber daya pemuda, kepemimpinan, serta isu-isu pembangunan berkelanjutan.

Founder Parlemen Pola Pikir: M. Riva Aditya Pratama dalam sambutannya, Founder Parlemen Pola Pikir M. Riva Aditya Pratama menyampaikan pesan kuat yang menjadi ruh gerakan ini.

“Parlemen Pola Pikir adalah embrio gerakan untuk merubah culture organisasi dan kepemudaan di Kalimantan Tengah, langkah awal untuk merangkul semua pihak guna berjuang bersama dalam dunia kepemudaan. Kalau kalian benci pada korupsi, benci pada ketertinggalan, benci pada kezhaliman, jadilah kalian generasi yang bergerak nyata bekerja nyata” ungkap Riva.

Dengan terlaksananya kegiatan “Tabela Bisa”, Parlemen Pola Pikir menegaskan diri sebagai ruang pembelajaran, ruang perjuangan, sekaligus ruang pengabdian bagi anak muda Kalimantan Tengah. Kegiatan ini diharapkan melahirkan energi baru, memperkuat solidaritas, serta menggerakkan generasi muda untuk terus berkarya dan memberi kontribusi terbaik bagi daerah dan bangsa.

WhatsApp Image 2026-01-15 at 19.53.38
WhatsApp Image 2026-01-15 at 20.21.20

Opini

keagamaan

Olahraga & Otomotif

Hiburan & Gaya Hidup

Seni & Budaya

WhatsApp Image 2026-01-15 at 20.21.21
Flayer Hari Jadi APDESI
WhatsApp Image 2026-02-17 at 12.26.37
WhatsApp Image 2026-02-17 at 11.00.18
WhatsApp Image 2026-02-18 at 14.16.56

Berita Populer

Hukum & Kriminal

Politik

Ekonomi

Lifestyle

WhatsApp Image 2026-01-15 at 20.21.21