Kamis, 30 Juli 2026
PALANGKA RAYA — Suasana Bundaran Besar Palangka Raya dipenuhi warna dan keceriaan saat Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Pawai Tarhib menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kamis (12/2/2026). Ribuan peserta didik dari tingkat TK/RA dan SD/MI se-Kota Palangka Raya turut ambil bagian, menghadirkan semangat dan sukacita dalam menyambut bulan penuh berkah.
Kegiatan yang dipusatkan di ikon kota tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kabinda Kalteng Marsma TNI Muhammad Nur dan Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, serta sejumlah kepala perangkat daerah lingkup Pemprov Kalteng.
Pawai Tarhib ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Kota Palangka Raya, Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI). Rangkaian acara diawali dengan penampilan hadrah yang menggema dan menambah kekhidmatan sekaligus kemeriahan suasana.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan bahwa Pawai Tarhib bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud rasa syukur dan kebahagiaan masyarakat dalam menyambut datangnya Ramadan.
“Pawai Tarhib ini adalah bentuk syukur dan kegembiraan kita menyambut Ramadan. Melalui kegiatan ini, kita berharap silaturahmi, kebersamaan, dan ukhuwah antarumat Muslim maupun antarumat beragama di Kalimantan Tengah semakin erat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan toleransi demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif. Menurutnya, momentum Ramadan harus menjadi penguat semangat Huma Betang dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Ramadan harus kita jadikan momentum menghidupkan semangat Huma Betang sebagai fondasi membangun Kalimantan Tengah yang lebih berkah, maju, sejahtera, dan bermartabat menuju Indonesia Emas,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti pawai dengan tertib dan mematuhi arahan panitia demi kelancaran kegiatan.
Pawai Tarhib ini menjadi simbol kebersamaan dan harmoni masyarakat Kalimantan Tengah dalam menyambut bulan suci dengan penuh kedamaian, harapan, dan semangat persaudaraan.