SPPG Bereng Kahayan Hilir Siapkan Pengolahan Limbah Jadi Pupuk, Tunggu Pelatihan dari DLH

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0;
brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo:  ;confidence:  ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 38;

Pulang Pisau – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bereng Kahayan Hilir terus berupaya meningkatkan pengelolaan limbah yang dihasilkan dari operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Rencana pengolahan limbah organik menjadi pupuk kini tengah dipersiapkan dengan melibatkan mitra dapur dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pulang Pisau.

Kepala SPPG Bereng Kahayan Hilir, Puput Damaiyanti, Rabu (17/6/2026), menjelaskan bahwa lokasi pengolahan limbah nantinya akan ditempatkan di area belakang dapur SPPG yang masih memiliki lahan cukup luas.

“Rencananya berada di belakang dapur karena lahannya masih luas. Mitra juga akan membuatkan tempat penampungan limbahnya,” ujar Puput.

Menurutnya, pihak DLH sebelumnya telah menyampaikan bahwa limbah yang dihasilkan dari kegiatan SPPG memiliki potensi untuk diolah menjadi pupuk yang bermanfaat. Untuk mendukung hal tersebut, DLH akan memberikan edukasi dan pelatihan terkait tata cara pengelolaan limbah yang baik.

“Pak Kepala Dinas saat berkunjung ke sini menyampaikan bahwa limbah SPPG berpotensi dijadikan pupuk. Nantinya juga akan ada edukasi mengenai pengelolaan limbah dan lainnya,” tambahnya.

Terkait volume sampah yang dihasilkan saat ini, Puput mengatakan terjadi penurunan seiring liburnya sebagian peserta didik tingkat SD kelas atas, SMP, dan SMA yang menjadi penerima manfaat program MBG.

“Jumlah penerima manfaat berkurang karena anak-anak sekolah sudah libur, sehingga sampah yang dihasilkan juga ikut menurun,” katanya.

Meski demikian, pihak SPPG menyatakan telah siap menjalankan program pengolahan limbah tersebut. Saat ini mereka masih menunggu tindak lanjut dari mitra dapur untuk berkoordinasi dengan DLH terkait jadwal pelatihan.

“Kalau dari SPPG sendiri kami sudah siap. Tinggal menunggu tindak lanjut dari mitra ke DLH terkait pelatihan yang akan dilaksanakan,” jelasnya.

Puput menegaskan koordinasi dengan pemerintah daerah dan DLH telah dilakukan. Dalam pelaksanaannya nanti, DLH akan berperan sebagai fasilitator dalam memberikan pelatihan dan pendampingan pengelolaan limbah kepada pihak terkait.

Dengan adanya program ini, diharapkan limbah yang dihasilkan dari kegiatan SPPG tidak hanya dapat dikelola dengan baik, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui pemanfaatannya menjadi pupuk yang bermanfaat bagi masyarakat.(Zass)

WhatsApp Image 2026-01-15 at 19.53.38
WhatsApp Image 2026-01-15 at 20.21.20

Opini

keagamaan

Olahraga & Otomotif

Hiburan & Gaya Hidup

Seni & Budaya

WhatsApp Image 2026-01-15 at 20.21.21
Flayer Hari Jadi APDESI
WhatsApp Image 2026-02-17 at 12.26.37
WhatsApp Image 2026-02-17 at 11.00.18
WhatsApp Image 2026-02-18 at 14.16.56

Berita Populer

Hukum & Kriminal

Politik

Ekonomi

Lifestyle

WhatsApp Image 2026-01-15 at 20.21.21