Kamis, 30 Juli 2026
Pulang Pisau – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau terus menyesuaikan arah pembangunan daerah hingga tahun 2029 dengan mengacu pada Program Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan pemerintah pusat. Sejumlah isu strategis menjadi fokus pembangunan, di antaranya penanganan stunting, peningkatan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi masyarakat.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Pulang Pisau, Bakhzar Efendi, mengatakan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat bukanlah bentuk pengurangan pelayanan kepada masyarakat, melainkan upaya menata kembali program dan kegiatan agar lebih tepat sasaran dan tepat guna.
“Efisiensi bukan berarti mengurangi pelayanan. Yang dilakukan adalah menjadwalkan ulang dan memilah kegiatan yang benar-benar prioritas serta memiliki dampak besar bagi masyarakat,” ujar Bakhzar.Selasa, ( 23/6/2026)
Menurutnya, alokasi anggaran yang diberikan kepada daerah saat ini lebih difokuskan pada pelayanan dasar, terutama sektor kesehatan dan pendidikan. Selain itu, belanja pegawai juga menjadi salah satu prioritas yang tetap dijaga keberlanjutannya.
Sementara itu, untuk pembangunan infrastruktur, pemerintah daerah harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia. Kondisi geografis Kabupaten Pulang Pisau yang luas menjadi tantangan tersendiri dalam memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah.
“Kita harus memahami bahwa dengan kondisi anggaran yang ada, pemerintah perlu menentukan skala prioritas. Kegiatan yang dipilih harus memiliki daya ungkit yang besar terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Bakhzar menegaskan bahwa Program Strategis Nasional merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan pembangunan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Ia mengajak masyarakat untuk melihat kebijakan efisiensi secara positif sebagai langkah untuk memperkuat kualitas pembangunan.
Selain itu, berbagai program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih dinilai memiliki tujuan yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, substansi dari program-program tersebut adalah kehadiran negara dalam mengantisipasi berbagai tantangan ekonomi dan sosial yang dihadapi masyarakat.
“Pemerintah pusat telah memperhitungkan berbagai kondisi global yang bisa berdampak pada kehidupan masyarakat. Karena itu program-program yang dijalankan diarahkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Di sisi lain, pemerintah juga terus melakukan pembenahan data kemiskinan dan meningkatkan peran desa dalam proses pendataan. Pemerintah desa diberikan ruang lebih besar untuk memperbarui data masyarakat sehingga program bantuan dapat lebih tepat sasaran.
“Sekarang desa menjadi ujung tombak. Kepala desa dan perangkat desa didorong untuk berpartisipasi aktif dalam memperbarui data dan memastikan program pemerintah sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Momentum Hari Ulang Tahun Kabupaten Pulang Pisau juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi berbagai capaian pembangunan yang telah berjalan. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pulang Pisau.( Zass)