Tanpa Anggaran Pemerintah, Senam Bersama Handep Hapakat Fair Tetap Sukses Digelar

IMG-20260707-WA0080

Pulang Pisau – Keterbatasan anggaran tidak menghalangi semangat masyarakat dan komunitas olahraga untuk memeriahkan rangkaian Handep Hapakat Fair dalam perayaan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau. Senam bersama yang digelar Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Pulang Pisau bekerja sama dengan ISDMI berlangsung meriah dan dipadati peserta, Selasa (7/7/2026).

Ratusan peserta dari berbagai kecamatan hingga desa di Kabupaten Pulang Pisau memadati lokasi kegiatan sejak sore hari. Antusiasme masyarakat bahkan membuat seluruh kupon door prize yang disediakan panitia habis terjual sebelum kegiatan dimulai.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disbudporapar Kabupaten Pulang Pisau, Helina Yulianti, mengatakan pihaknya berperan sebagai fasilitator bagi komunitas dan sanggar senam yang ingin berpartisipasi memeriahkan HUT ke-24 Kabupaten Pulang Pisau.

“Kami dari Disbudporapar hanya memfasilitasi komunitas dan sanggar senam yang ingin bergabung dalam pelaksanaan perayaan HUT Kabupaten Pulang Pisau,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut didukung oleh empat komunitas dan sanggar senam, yakni Sanggar Senam Pindi, Sanggar Senam Alam, serta komunitas senam dari Desa Hanjak Maju dan Desa Anjir.

Helina mengungkapkan, karena tidak tersedia anggaran khusus, pelaksanaan kegiatan dilakukan secara swadaya. Panitia bersama komunitas berinisiatif menjual kupon door prize seharga Rp10 ribu untuk membantu menutupi biaya pelaksanaan sekaligus pengadaan hadiah bagi peserta.

“Instruktur juga tidak dibayar oleh dinas maupun panitia. Jadi kami berinisiatif menjual kupon. Hasilnya digunakan untuk membiayai kebutuhan kegiatan, seperti door prize dari masyarakat untuk masyarakat,” jelasnya.

Sebanyak 290 kupon dicetak secara terbatas dan seluruhnya habis terjual. Menurut Helina, panitia tidak menambah jumlah kupon karena telah disesuaikan dengan kebutuhan penyelenggaraan kegiatan.

“Kami hanya mencetak 290 kupon dan semuanya habis. Mau mencetak lagi juga tidak bisa karena memang disesuaikan dengan kebutuhan kegiatan,” katanya.

Ia menilai tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa kegiatan olahraga tetap dapat terlaksana dengan baik melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan para pegiat olahraga.

“Tujuan kami adalah memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Ternyata tanpa anggaran pun kegiatan ini bisa terlaksana berkat kerja sama dengan komunitas. Ke depan mudah-mudahan kolaborasi seperti ini bisa terus dilanjutkan,” pungkasnya. (Red)

WhatsApp Image 2026-01-15 at 19.53.38
WhatsApp Image 2026-01-15 at 20.21.20

Opini

keagamaan

Olahraga & Otomotif

Hiburan & Gaya Hidup

Seni & Budaya

WhatsApp Image 2026-01-15 at 20.21.21
Flayer Hari Jadi APDESI
WhatsApp Image 2026-02-17 at 12.26.37
WhatsApp Image 2026-02-17 at 11.00.18
WhatsApp Image 2026-02-18 at 14.16.56

Berita Populer

Hukum & Kriminal

Politik

Ekonomi

Lifestyle

WhatsApp Image 2026-01-15 at 20.21.21