TBBR Pulang Pisau Kecewa Tak Diundang Upacara HUT RI di Dua Kecamatan

IMG-20260817-WA0186

Pulang Pisau – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya berlangsung di tingkat nasional, tetapi juga hingga tingkat kecamatan. Semarak peringatan kemerdekaan pun melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga para veteran.

Namun, perayaan kemerdekaan di Kabupaten Pulang Pisau mendapat sorotan dari Ketua DPD Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) Kabupaten Pulang Pisau, Nicko. Ia mengaku kecewa karena pengurus TBBR di tingkat kecamatan, khususnya Kecamatan Kahayan Kuala dan Kahayan Tengah, tidak mendapatkan undangan untuk mengikuti upacara kemerdekaan di wilayah masing-masing.

“Padahal di dua kecamatan tersebut TBBR sudah terbentuk, namun tidak mendapatkan undangan menghadiri upacara kemerdekaan,” ujar Nicko, Senin (17/8/2026).

Nicko menilai kondisi tersebut cukup disayangkan, terlebih pemerintah selama ini terus mendorong keterlibatan organisasi kemasyarakatan dan organisasi adat Suku Dayak dalam berbagai kegiatan kebangsaan.

Menurutnya, semangat kemerdekaan seharusnya menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang organisasi.

“Seluruh organisasi resmi masyarakat adat Suku Dayak seharusnya dapat dilibatkan tanpa pengecualian. Di saat negara terus menggaungkan keterlibatan organisasi kemasyarakatan adat Suku Dayak yang dikenal luas dengan sebutan Pasukan Merah, sangat disayangkan jika di tingkat daerah masih terjadi pemilahan,” tegasnya.

Karena tidak mendapatkan undangan untuk mengikuti upacara di Kecamatan Kahayan Kuala, pengurus TBBR setempat akhirnya memilih bergabung dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Pandih Batu.

Nicko berharap ke depan seluruh unsur masyarakat, termasuk organisasi adat dan kemasyarakatan yang telah terbentuk di wilayah kecamatan, dapat dilibatkan dalam kegiatan kenegaraan maupun daerah.

“Harapan kami, ke depan tidak ada lagi pemilahan. Semua elemen masyarakat harus bisa bersama-sama merayakan kemerdekaan dan menjaga persatuan,” pungkasnya. ( Red)

WhatsApp Image 2026-01-15 at 19.53.38
WhatsApp Image 2026-01-15 at 20.21.20

Opini

keagamaan

Olahraga & Otomotif

Hiburan & Gaya Hidup

Seni & Budaya

WhatsApp Image 2026-01-15 at 20.21.21
Flayer Hari Jadi APDESI
WhatsApp Image 2026-02-17 at 12.26.37
WhatsApp Image 2026-02-17 at 11.00.18
WhatsApp Image 2026-02-18 at 14.16.56

Berita Populer

Hukum & Kriminal

Politik

Ekonomi

Lifestyle

WhatsApp Image 2026-01-15 at 20.21.21