Kamis, 30 Juli 2026
Pulang Pisau – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pulang Pisau melaksanakan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 pada Senin (22/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, H. Ahmad Rifa’i menegaskan pentingnya pendataan ekonomi sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah dan nasional.
Menurut H. Ahmad Rifa’i, masih terdapat sebagian masyarakat yang belum memahami tujuan pelaksanaan sensus ekonomi. Bahkan, tidak sedikit yang menganggap pendataan tersebut berkaitan dengan penarikan pajak atau kepentingan lainnya.
“Memang tadi sudah saya sampaikan bahwa ada beberapa masyarakat yang kurang memahami apa fungsi pendataan ini. Karena itu saya menekankan kepada petugas BPS di lapangan agar dapat memberikan penjelasan yang baik sehingga masyarakat memahami pentingnya sensus ekonomi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sensus ekonomi tidak hanya menyasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tetapi juga mencakup berbagai aspek kondisi ekonomi masyarakat. Data yang dikumpulkan meliputi kemampuan ekonomi keluarga, kondisi perumahan, hingga akses terhadap layanan dasar seperti listrik.
“Sebagian masyarakat menganggap kalau data dibuka nanti akan berpengaruh pada pajak. Padahal tujuan pendataan ini bukan itu. Kita ingin mengetahui kondisi ekonomi masyarakat secara menyeluruh agar memiliki data yang kuat dan akurat,” katanya.
H. Ahmad Rifa’i menambahkan, data yang dihimpun melalui sensus ekonomi akan menjadi bagian dari data nasional yang nantinya digunakan pemerintah pusat dalam merumuskan berbagai program dan kebijakan pembangunan.
“Melalui BPS, data yang diperoleh akan dilaporkan dan menjadi data nasional. Dari data tersebut pemerintah pusat dapat menentukan program apa yang perlu dilaksanakan di daerah sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pulang Pisau untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang benar kepada petugas, sehingga hasil pendataan dapat menjadi dasar pembangunan yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
“Data yang akurat akan membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan yang sesuai dengan kondisi riil masyarakat. Karena itu kami berharap masyarakat tidak salah menafsirkan tujuan sensus ekonomi ini dan dapat berpartisipasi secara aktif,” pungkasnya.(Zass)