Gubernur Agustiar Sabran Dorong Pulang Pisau Maju, Jaya, Mandiri dengan Penguatan UMKM dan Investasi Berkeadilan

IMG-20260702-WA0257

Pulang Pisau – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, menegaskan komitmennya mendorong Kabupaten Pulang Pisau menjadi daerah yang maju, jaya, dan mandiri melalui penguatan budaya lokal, pengembangan UMKM, serta investasi yang berpihak kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri HUT Kabupaten Pulang Pisau, sekaligus menjadi insfrastruktur Upacara. Kamis (2/7/2026). Menurutnya, tema pembangunan Pulang Pisau harus menjadi semangat bersama dalam mewujudkan daerah yang modern tanpa meninggalkan identitas dan kearifan lokal.

“Harapan kita, Pulang Pisau menjadi daerah yang maju, jaya, dan mandiri. Modern dengan tetap menjaga budaya, memperkuat UMKM, dan mempertahankan identitas daerah sebagai modal menuju kesejahteraan masyarakat,” ujar Agustiar Sabran.

Agustiar juga menekankan pentingnya mempersiapkan generasi muda sebagai penerus pembangunan daerah. Menurutnya, generasi muda harus memiliki karakter yang kuat, pola pikir yang maju, serta semangat untuk membangun daerah di masa depan.

“Generasi kita harus menjadi generasi yang berkarakter, memiliki mindset yang baik, dan mampu menjadi pelopor pembangunan di masa mendatang,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Agustiar Sabran turut memberikan perhatian terhadap keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia mengingatkan agar penyelenggaraan berbagai kegiatan pemerintah tetap memberikan ruang bagi pelaku UMKM lokal dan tidak dilakukan secara berlebihan sehingga dapat mengganggu keberlangsungan usaha masyarakat.

“Semua harus dilakukan secara terukur agar UMKM tetap tumbuh dan berkembang. Jangan sampai kebijakan yang diambil justru mematikan usaha masyarakat kecil,” tegasnya.

Terkait investasi, Gubernur menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terbuka terhadap masuknya investor. Namun, setiap perusahaan yang beroperasi wajib memenuhi seluruh kewajiban kepada masyarakat dan daerah.

Ia mencontohkan, perusahaan harus merealisasikan pembangunan kebun plasma, mengutamakan tenaga kerja lokal, melaksanakan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta memenuhi kewajiban perpajakan di Kalimantan Tengah.

“Kita menyambut baik investasi dan memberikan karpet merah kepada investor. Tetapi mereka wajib menjalankan seluruh kewajibannya, mulai dari plasma, pemberdayaan tenaga kerja lokal, pelaksanaan CSR, hingga membayar pajak sesuai ketentuan di daerah,” tegasnya.

Menurut Agustiar, selama ini masih terdapat perusahaan yang membayar pajak alat berat di luar daerah sehingga manfaatnya belum sepenuhnya dirasakan oleh Kalimantan Tengah. Ia berharap ke depan seluruh kewajiban tersebut dapat dipenuhi sehingga pembangunan daerah semakin optimal dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.( Zass)

 

WhatsApp Image 2026-01-15 at 19.53.38
WhatsApp Image 2026-01-15 at 20.21.20

Opini

keagamaan

Olahraga & Otomotif

Hiburan & Gaya Hidup

Seni & Budaya

WhatsApp Image 2026-01-15 at 20.21.21
Flayer Hari Jadi APDESI
WhatsApp Image 2026-02-17 at 12.26.37
WhatsApp Image 2026-02-17 at 11.00.18
WhatsApp Image 2026-02-18 at 14.16.56

Berita Populer

Hukum & Kriminal

Politik

Ekonomi

Lifestyle

WhatsApp Image 2026-01-15 at 20.21.21