Rabu, 12 Agustus 2026
Pulang Pisau – Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam Kantor kementrian Agama kabupaten Pulang Pisau, Hadriansyah, menitipkan harapan kepada para pejabat agar memegang teguh amanah yang diucapkan saat pengambilan sumpah jabatan.
Menurut Hadriansyah, sumpah jabatan bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan mengandung tanggung jawab moral dan agama bagi pejabat yang mengucapkannya.
“Kalau secara hukum negara ada aturan dan pertanggungjawabannya. Tetapi secara agama, sumpah itu menjadi beban moral bagi orang yang mengucapkannya,” katanya saat diwawancarai, Kamis,( 6/8/ 2026).
Ia menjelaskan, seorang pejabat yang tidak menjalankan amanah sesuai sumpahnya akan mempertanggungjawabkan perbuatannya, tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat.
Hadriansyah menilai banyak persoalan yang dialami pejabat berawal dari ketidakmampuan menjaga komitmen saat menjabat. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya istiqamah dalam menjalankan tugas.
“Segala sesuatu yang kita jalani pasti ada batas dan akhirnya. Jabatan juga demikian, ada masa berakhirnya,” ujar Hadir.
Ia mengatakan ukuran keberhasilan seseorang tidak hanya dilihat saat memegang jabatan, tetapi juga pada akhir masa kehidupannya. Menurutnya, orang yang setelah pensiun masih dapat hidup tenang, bersyukur, dan bermanfaat bagi lingkungan merupakan gambaran keberhasilan dalam mengelola kehidupan.
Menjelang banyaknya pejabat yang akan memasuki masa pensiun pada 2027, Hadriansyah berharap para pejabat yang dilantik tetap konsisten dengan sumpah dan janji jabatan yang telah diucapkan.
“Selagi masih diberi kesempatan berbuat baik, tebarkanlah kebaikan itu. Ambillah yang memang menjadi hak kita dan syukurilah, karena yang kecil tetapi disyukuri akan menjadi berkah,” pungkasnya.( Red)