Kamis, 30 Juli 2026
PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah dengan khidmat di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Sabtu (23/5/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, selaku inspektur upacara.
Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah tahun ini mengusung tema “Betang Huma Itah”, yang mencerminkan semangat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong dalam membangun daerah.
Dalam amanatnya, Gubernur menyampaikan bahwa perjalanan 69 tahun Kalimantan Tengah merupakan proses panjang yang penuh perjuangan dan harapan. Menurutnya, pembangunan daerah tidak lahir dari kemudahan, melainkan dari semangat juang masyarakat Kalimantan Tengah yang terus bertahan dan bangkit menghadapi berbagai keterbatasan.
“Daerah ini dibangun bukan dengan kemudahan, tetapi dengan semangat Isen Mulang, untuk bertahan dan bangkit dari keterbatasan infrastruktur, tantangan geografis, hingga dinamika perubahan zaman,” ujar Gubernur.
Ia juga menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pendahulu, tokoh pendiri, pemimpin terdahulu, tokoh adat, serta para pejuang yang telah meletakkan fondasi kuat bagi pembangunan Kalimantan Tengah hingga saat ini.
Menurutnya, estafet pembangunan kini berada di tangan generasi masa kini untuk memastikan Kalimantan Tengah terus bergerak maju dan berkembang di berbagai sektor.
“Para pendahulu telah menunaikan pengabdian dengan segala keterbatasan di zamannya. Hari ini, amanah itu ada di tangan kita. Tugas kita bukan sekadar melanjutkan estafet pembangunan, tetapi memastikan Kalimantan Tengah terus bergerak maju,” tegasnya.
Di tengah tantangan fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran, Gubernur menegaskan bahwa semangat pembangunan tidak boleh surut. Ia menilai efisiensi harus dimaknai sebagai upaya memastikan setiap anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Efisiensi adalah memastikan setiap rupiah uang rakyat menghasilkan manfaat nyata bagi rakyat, dengan fokus pada prioritas, tepat sasaran, dan berdampak langsung,” lanjutnya.
Momentum Hari Jadi ke-69 ini juga menjadi pengingat pentingnya memperkuat kemandirian daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Gubernur menekankan bahwa daerah yang kuat adalah daerah yang mampu berdiri di atas kekuatan dan potensi yang dimilikinya sendiri.
Selain itu, Gubernur turut memberikan pesan khusus kepada generasi muda Kalimantan Tengah agar terus meningkatkan kapasitas diri, menguasai teknologi, dan berani berinovasi tanpa melupakan identitas budaya daerah.
“Berinovasilah tanpa takut gagal. Bangun kompetensi, kuasai teknologi, perkuat integritas, tetapi jangan pernah kehilangan akar budaya dan identitas sebagai anak Kalimantan Tengah. Karena kemajuan sebuah daerah bukan ditentukan oleh kekayaan alamnya, tetapi oleh kualitas manusianya,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penganugerahan gelar adat Dayak kepada Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, oleh Forum Koordinasi Damang Kepala Adat Kalimantan Tengah berdasarkan Kapakat Pumpung Itah Damang Kepala Adat se-Kalteng.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi pemotongan panginan sukup simpan atau tumpeng oleh Gubernur bersama para tamu undangan sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan dan kemajuan Provinsi Kalimantan Tengah selama 69 tahun.