Senin, 12 Oktober 2026
SERUYAN — Pemerintah Kabupaten Seruyan mendorong agar masyarakat lanjut usia (lansia) tetap memiliki ruang untuk belajar, bersosialisasi dan mengembangkan diri. Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui program Sekolah Lansia Seruni Ceria.
Program tersebut kembali menjadi perhatian dalam kegiatan Wisuda Sekolah Lansia Seruni Ceria Kabupaten Seruyan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Desa Kartika Bhakti, Kamis (8/10/2026).
Staf Ahli Bupati Seruyan Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Sukardi, S.E., hadir mewakili Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., sekaligus menyampaikan sambutan tertulis kepala daerah.
Dalam sambutannya, Pemerintah Kabupaten Seruyan menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang telah menyelesaikan proses pembelajaran dan pembinaan melalui Sekolah Lansia Seruni Ceria.
Bagi pemerintah daerah, keberadaan program tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan kegiatan pendidikan bagi warga lanjut usia. Lebih jauh, Sekolah Lansia dipandang sebagai bagian dari upaya membangun kualitas kehidupan lansia agar tetap sehat, aktif, mandiri, produktif dan bermartabat.
“Ini adalah bukti nyata bahwa semangat belajar tidak mengenal batas usia,” demikian pesan Bupati Seruyan yang disampaikan Sukardi.
Pemkab Seruyan menilai peningkatan angka harapan hidup perlu diikuti dengan perhatian terhadap kualitas kehidupan masyarakat pada masa lanjut usia. Karena itu, pendekatan terhadap lansia tidak hanya berorientasi pada aspek kesehatan, tetapi juga mencakup dimensi sosial, mental dan spiritual.
Melalui Sekolah Lansia Seruni Ceria, peserta mendapatkan berbagai pembinaan, mulai dari pengetahuan mengenai kesehatan fisik, stimulasi kognitif, pembinaan keagamaan hingga pengembangan keterampilan sosial.
Program tersebut menjadi bagian dari penerapan konsep Lansia Tangguh, yakni kondisi ketika lansia memiliki ketahanan dan kesejahteraan dalam berbagai aspek kehidupan.
Pemerintah Kabupaten Seruyan juga menekankan pentingnya mengubah cara pandang terhadap kelompok lanjut usia. Lansia dinilai bukan semata-mata kelompok yang membutuhkan pelayanan, tetapi juga memiliki pengalaman dan pengetahuan yang dapat berkontribusi bagi keluarga dan lingkungan sosial.
“Lansia bukanlah beban pembangunan, melainkan aset sosial yang berharga dengan segudang pengalaman hidup yang sangat arif dan bijaksana untuk dibagikan kepada anak cucu dan masyarakat luas,” demikian disampaikan dalam sambutan Bupati.
Karena itu, pemerintah daerah menyatakan akan terus mendukung pengembangan berbagai program yang ramah terhadap lansia. Program tersebut diharapkan dapat memberikan lebih banyak kesempatan bagi masyarakat lanjut usia untuk menjalani kehidupan yang sehat, mandiri, produktif dan bahagia.
Kepada para lulusan, Bupati berpesan agar wisuda tidak dipandang sebagai akhir dari proses belajar. Para lulusan diharapkan tetap mengembangkan diri dan membawa semangat hidup sehat serta aktif ke lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Pemkab Seruyan juga berharap para lulusan Sekolah Lansia Seruni Ceria dapat menjadi contoh bagi lansia lainnya untuk tetap beraktivitas dan menjaga kualitas kehidupan di usia senja.
Melalui program tersebut, pemerintah daerah menargetkan penguatan konsep Lansia SMART, yakni lansia yang Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif dan Bermartabat.
Apresiasi turut diberikan kepada perangkat daerah terkait, penyuluh, pengurus, tenaga pengajar, kader serta relawan yang selama ini terlibat dalam pendampingan dan pembinaan peserta Sekolah Lansia Seruni Ceria.