Seruyan Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla, Pemerintah Pusat Kucurkan BTT Rp20 Miliar

WhatsApp Image 2026-11-01 at 21.14.07

KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan resmi memperpanjang status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul kondisi cuaca yang belum sepenuhnya mendukung penghentian penanganan kebakaran di wilayah tersebut.

Keputusan itu diambil dalam rapat evaluasi perpanjangan status tanggap darurat karhutla yang dipimpin Wakil Bupati Seruyan di Aula Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan, 29 Oktober 2026.

Perpanjangan status tersebut dilakukan setelah mempertimbangkan sejumlah faktor, mulai dari kondisi cuaca, karakteristik lahan gambut, hingga potensi munculnya kembali titik api di sejumlah wilayah.

Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati menjelaskan bahwa turunnya hujan dalam beberapa hari terakhir memang berdampak pada penurunan jumlah titik panas (hotspot) dan titik api. Namun, kondisi tersebut belum cukup menjadi dasar untuk mengakhiri status tanggap darurat.

Berdasarkan paparan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan di Kabupaten Seruyan masih belum merata. Bahkan, kondisi kemarau diperkirakan berpotensi berlangsung hingga akhir November 2026.

Karakteristik wilayah Seruyan yang memiliki kawasan lahan gambut cukup luas juga menjadi pertimbangan penting. Pasalnya, hujan dengan intensitas terbatas belum tentu mampu memadamkan api yang masih membara di bawah permukaan tanah gambut.

“Turunnya hujan selama beberapa hari belum tentu mampu memadamkan api yang masih membara di bawah permukaan tanah. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting dalam mengambil keputusan,” ujar Wakil Bupati.

Keputusan memperpanjang status tanggap darurat tersebut merupakan hasil pembahasan bersama melalui musyawarah mufakat yang melibatkan unsur TNI, Polri, Kejaksaan, BPBD, BMKG, serta sejumlah instansi terkait.

Dari sisi pembiayaan, Pemerintah Kabupaten Seruyan juga memperoleh dukungan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp20 miliar dari pemerintah pusat. Anggaran tersebut disiapkan untuk mendukung operasional penanganan karhutla selama masa tanggap darurat.

Dukungan anggaran itu diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan, pemadaman, serta penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Seruyan.

Dengan diperpanjangnya status tanggap darurat, pemerintah daerah mengimbau seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Warga juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas.

Perpanjangan status ini menegaskan bahwa penanganan karhutla di Seruyan masih membutuhkan kesiapsiagaan lintas sektor, terutama di tengah kondisi cuaca yang belum stabil dan karakteristik lahan gambut yang memiliki risiko kebakaran berulang.

WhatsApp Image 2026-10-27 at 18.07.14
WhatsApp Image 2026-10-23 at 18.17.17 (1)
WhatsApp Image 2026-01-15 at 20.21.20

Opini

keagamaan

Olahraga & Otomotif

Hiburan & Gaya Hidup

Seni & Budaya

WhatsApp Image 2026-01-15 at 20.21.21
WhatsApp Image 2026-10-23 at 18.17.17 (1)
WhatsApp Image 2026-02-17 at 12.26.37
WhatsApp Image 2026-02-17 at 11.00.18
WhatsApp Image 2026-02-18 at 14.16.56

Berita Populer

Hukum & Kriminal

Politik

Ekonomi

Lifestyle

WhatsApp Image 2026-01-15 at 20.21.21